Edukasi

Mengenal Jurnal Dalam Istilah Akuntansi

Aset adalah aset atau aset atau aset potensial, aset yang legal dan fakta seperti aset kita yang masih di sisi lain. Dalam akuntansi, aset umumnya dapat digambarkan sebagai berikut (uang tunai dan / atau jenis uang lainnya: deposito, rekening bank), piutang; aset / hak kami masih di sisi lain dan merupakan tugas kami untuk mewujudkan ini sebagai aset likuid. Investasi: kekayaan investasi, aset tetap: kekayaan dalam bentuk kepemilikan “barang” dari aset yang secara langsung atau tidak langsung bermanfaat bagi kegiatan operasional. Uang muka: aset kami yang “kami serahkan” ke pihak lain, di mana aset itu kembali kepada kami suatu hari, atau kami mengimbangi kewajiban kami. Hal diatas tentu anda harus pahami, sebelum terjun ke akuntansi, namun jika anda belum banyak mengenal akuntansi anda bisa cek website sepertiĀ https://guruakuntansi.co.id untuk mendapatkan informasi lebih.

Liabilitas adalah hutang yang harus memenuhi “kewajibannya”, harus memenuhi kewajiban dengan mengorbankan aset. Kewajiban umumnya terdiri dari kreditor (transaksi untuk melakukan kegiatan operasional dengan bantuan hutang), pinjaman bank, hutang pihak 3 dan lainnya. Akuntansi, yang dikenal sebagai catatan interkoneksi, menjelaskan sebab dan akibat, sehingga setiap kali ada “sebab,” pasti ada “efek,” setiap kali ada “debit,” pasti ada “kredit.” Sama seperti dialektika Hegel, mendebit, mengkredit, dan akuntansi seperti tesis, antitesis, dan sintesis. Ketiga istilah ini tidak dapat dipisahkan. Sederhananya, debit dan kredit bersama menyediakan akuntansi. Kebanyakan orang awam atau orang yang hanya mempelajari akuntansi akan mengalami kebingungan tentang memahami debit dan mengkredit akun.

Mereka menganggap bahwa semua hal yang ditambahkan didebit dan segala sesuatu yang diturunkan adalah kredit, yang juga dikenal sebagai Akuntansi Kredit Debitur Dasar. Tampaknya tidak semua akun atau perkiraan mematuhi prinsip jika kenaikan didebit dan jika dikurangi, itu secara kredit. Contoh kecil adalah akun penjualan. Periksa dengan seksama apakah buku harian di atas adalah SALAH. Bahkan jika kita membuat analisis logis dari jurnal di atas, memang benar bahwa barang tersebut berkurang sebesar Rp. 100.000.000 dan omset meningkat dengan Rp. Namun, kami lupa bahwa proses penjualan kami juga menerima uang tunai sebesar Rp. 100.000.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *