Gaya Hidup

Indahnya Busana Muslim Perkawinan Batik Solo

Desain Paisley sering menghiasi karya desain luar negeri. Sepintas, subjek tampak seperti daerah sayuran melengkung seperti menara bengkok yang terlihat seperti batik. Lalu bagaimana jika motif Paisley bekerja dengan Batik Solo? Ini adalah rumah batik Muslim Danadi Solo yang mencoba mengintegrasikannya ke dalam desain busana muslim modern yang siap menyambut Lebaran. Didominasi oleh pakaian muslim, model abaya dan tunik hit paisley dan motif batik terlihat rapi dan menarik. Pilihan warna mulai dari terang hingga gelap tampaknya selaras dengan dua desain tanpa terlihat ‘dipaksakan’ dan dilebih-lebihkan. Seperti tunik kuning imut yang berbagi area subjek di kanan dan kiri. Gim ini dibuat dengan desain imut dengan aksen garis leher tinggi di sisi gaya.

Ada juga tunik merah marun yang juga memadukan motif paisley dan batik dengan celah tinggi di tengah. Desain ini tidak lebih dari memenuhi keinginan wanita muda yang membutuhkan pakaian muslim modern. Selain meluncurkan motif busana muslim Paisley, Danadi Solo juga mendesain motif Cemukiran yang sederhana, batik Kleinan klasik dan Kupu Hokokai. Untuk koleksi terbaru dipengaruhi oleh Jepang. “Kami menggabungkan motif kupu-kupu dan bunga Jepang,” kata Marina Soemarno, manajer penjualan Danadi Muslim Fashion Area.

Dea Ardyana mempersembahkan malam pertunjukan SBF karyanya untuk suasana resmi santai yang tidak meninggalkan motif batik seperti warisan leluhurnya. Karena itu, busana Dea terlihat elegan namun glamor. Sementara perancang Natasha Widura, yang mempelajari perancang busana di Singapura, menunjukkan perpaduan pakaian Timur dan Barat, meski terlihat glamor, tetapi karyanya tidak menunjukkan budaya dan seni batik, sehingga terlihat etnik. Kemudian Evelina Gunawan, perancang busana solo muda lainnya yang menunjukkan desain batiknya didominasi oleh warna merah dan merah muda dan ditaburi ornamen hias perak Tibet, tampak berkilau dan glamor.

Perancang busana dari Hanif yang menunjukkan pakaian kepada teman atau pernikahan untuk para raja yang terlihat mewah dan elegan. Desainer ini dalam temanya “The Power of Love” memiliki pola warna-warni yang terlihat elegan, anggun, dan berkembang. Lain lagi dengan Erna Yulianto Designer, dengan pakaian batik dengan gaya muslim ditutup dengan sivon, sehingga teknik lembut mengalir dengan keanggunan dan warna-warna indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *